SEBUAH KETENANGAN
Sebuah papan ditepi jalan bertuliskan: "Saya muak dengan persaingan hidup ini. Semakin banyak orang yang licik dan tidak setia." Tak perlu diragukan lagi, banyak teknologi, tingkat frustasi manusia tampaknya semakin tinggi dari sebelumnya. Sebenarnya, inti permasalahannya adalah karena sifat dosa manusia belum berubah.
Hampir 3,000 tahun yang lalu Salomo membuat tiga pernyataan tentang persaingan hidup pada zamannya. Pertama, ia mengatakan bahwa keinginan untuk menjadi lebih unggul dari orang lain adalah motivasi dibalik kerja keras manusia, dan dalam hal ini tidak ada seorangpun yang menang (Pengkotbah 4:4).
Kedua, Mereka yang menyerah dalam persaingan menjadi malas dan tidak produktif. Kemalasan semacam ini adalah tindakan yang bodoh dan merusak diri sendiri (ayat 5).
Ketiga, Salomo mengatakan bahwa banyak orang terlalu berobsesi mencari uang sehingga mengabaikan hubungan yang sehat dengan orang lain. Hal ini membuat mereka menjalani kehidupan tanpa arti dan tujuan serta tidak pernah puas dengan apa yang telah mereka kerjakan (ayat 8).
Ingatlah, "Segenggam ketenangan lebih baik daripada dua genggam jerih payah dan usaha menjaring angin". (ayat 6). Untuk menghindari ketamakan atau khayalan yang merusak diri sendiri, jadikanlah Allah sebagai pusat hidup anda dan bersyukurlah atas apa yang telah Dia berikan kepada anda. Dengan demikian anda akan berhasil dalam persaingan hidup ini

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda