Warta Jemaat

Senin, 23 Februari 2009

ALLAH SUMBER PENGHIBURAN

Pada tahun 1932, Thomas A.Dorsey, seorang pianis, penyanyi, penulis lagu, mengalami peristiwa yang membuatnya merasa sangat membutuhkan penghiburan Allah. Saat itu ia diundang ke St. Louis untuk menyanyi di sebuah KKR dan harus meninggalkan Nettie, istrinya yang sedang hamil, di Chicago. Pertunjukan berjalan lancar dan hadirin memberi sambutan meriah. Namun, diakhir penampilan ia menerima kabar buruk: meninggal saat melahirkan. Beberapa jam kemudian, bayi laki-lakinya juga meninggal.
Dengan hati berduka, Dorsey berusaha mencari jawaban atas apa yang ia alami. Apakah seharusnya ia tidak ke St.Louis? Apakah Allah telah berlaku tidak adil? Beberapa hari kemudian sepeninggal Nettie, Dorsey duduk di pianonya. Ketika mulai memainkan piano, Dorsey merasakan kedamaian dan kedekatan dengan Allah yang mendorongnya untuk menyanyikan sebuah lagu baru:
"Ya Tuhan, peganglah tanganku,
Tuntunlah aku, tolonglah aku untuk tetap bertahan,
Aku lelah, aku lemah, aku tiada berdaya;
Melewati badai, melewati kelamnya malam,
Tuntunlah aku kejalan yang terang,
Peganglah tanganku, ya Tuhan, pimpinlah aku.
Apakah anda sering menghadapi masalah yang berat? atau kesedihan yang tak tertahankan? Ulurkan tangan anda kepada Tuhan, Izinkan "Allah sumber segala penghiburan" memimpin anda.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda